PKM UNJ Part 2

PKM UNJ PART 2
Oleh : Dinda Marta Astari (Kelompok 7 PKMUNJ)


            Sabtu, 17 Juni 2017 telah berlangsung PKM UNJ Part 2 Jilid 1. Bertempat di Gedung Ki Hajar Dewantara lantai 8, acara dimulai pukul 09.00 dibuka oleh Kak Ibnu selaku MC. Kemudian tilawah oleh Sulaiman dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Totalitas Perjuangan yang dipandu oleh Naufal. Setelah itu acara langsung dilanjutkan untuk presentasi anjangsana dari Kelompok 5 yaitu ke BEM STIE TAZKIA dan Kementerian Pertanian. Setelah selesai presentasi, dilanjutkan dengan materi “Manajemen Isu” oleh Dr. H. Arya Sandhiyudha,S.Sos.,M.Sc., yang dimoderatori oleh Ilham Mubarak. Diawal materi, Pak Arya memberikan penjelasan mengenai tipe-tipe organisatoris :
1.      Pekerja
2.      Pemikir
3.      Pelobi organisasi
4.      Perekayasa (engineer/designer)
5.      Selebriti, dan
6.      Leader
Agar tulisan atau isu yang kita tulis bisa dikutip oleh media, maka harus :
1.      Baru, penting, quotable, menarik, dan unik
2.      Kirim press release ke media
3.      Setting agenda ke media
4.      Berteman dengan orang media
5.      Laporan perkembangan media
Wawancara juga merupakan hal penting untuk menaikkan isu, maka harus :
1.      Mengkonfirmasi sebuah informasi, butuh narasumber yang punya kapasitas.
2.      Pewawancara butuh pernyataan yang bisa membenarkan apa yang hendak opini berita ia tuliskan.
Yang berperan untuk mempengaruhi masyarakat terhadap isu yang beredar ialah media televisi, dimana televisi yang dapat mempengaruhi alur sebuah isu.
Hal penting lainnya dalam manajemen isu :
·         Pentingnya media sosial
·         Debat dan diskusi di parlemen
·         Berdebat mengenai UU
·         Mengembangkan kebijakan baru yang melayani publik pemilih
·         Analisa dan investigasi hal yang jadi perhatian kelompok kepentingan
·         Memaparkan petisi yang jadi perhatian kelompok kepentingan
·         Pengelolaan dapil
·         How to deal with people

Setelah materi selesai disampaikan, ada sesi tanya jawab. Para peserta pun berantusias untuk bertanya. Sesi tanya jawab pun selesai dan terakhir berfoto bersama dengan pemateri, peserta, dan panitia serta pemberian bingkisan kepada Pak Arya. Tak lupa setelah materi, terdapat sesi postest untuk peserta. Acara dipending untuk melaksanakan sholat dhuhur hingga pukul 12.20 wib.
            Agenda selanjutnya ialah sosio drama. Para peserta dijadikan 4 kelompok besar, dimana dalam kelompok tersebut diberikan 1 mentor dari SOSPOL BEM UNJ. Empat kelompok tersebut diberikan 4 isu luar kampus, yaitu mengenai hak angket DPR, tarif dasar listrik, supremasi hukum terhadap kekerasan seksual, dan reklamasi. Selama 15 menit, kelompok dan mentor berdiskusi mengenai isu yang didapat. Para peserta mengemukakan pendapatnya mengenai isu tersebut, dan kemudian berdiskusi untuk mengangkat topik apa yang akan dijadikan sosio-drama. Setelah selesai berdiskusi, secara bergilir, 4 kelompok maju untuk menampilkan sosio-drama masing-masing. Panelis sosio-drama ini adalah kakak-kakak dari sospol BEM UNJ. Penampilan tiap kelompokpun menjadikan suasana semakin riuh, karena penampilan yang lucu, dan sarat makna dari tiap kelompok. Diakhir, ada sedikit saran dan penjelasan mengenai sosio-drama dari Kak Feri.
            Setelah semua kelompok selesai menampilkan sosio-dramanya, maka acara telah berada di penghujung. Sekitar pukul 15.30 wib MC menutup agenda PKMU 2 jilid 1 ini dengan doa bersama.

            Minggu, 18 Juni 2017, kembali berlangsung PKMUNJ part 2 jilid 2. Kali ini bertempat di Aula Daksinapati FIP, acara dimulai pada pukul 10.30 dengan dibuka oleh MC, yaitu Kak Koko. Kemudian tilawah oleh Fadlan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Totalitas Perjuangan.
            Agenda kali ini berbeda dengan sebelum-sebelumnya, dimana tidak ada materi. Melainkan presentasi penugasan, yaitu hasil anjangsana ke BEM Se-Jabodetabek Banten dan ke Kementerian yang telah dibagi setiap kelompoknya. Sebanyak 14 kelompok maju mempresentasikan hasil diskusinya, terkait BSJB dan kementerian dengan isu yang dibawa. Berbagai kendalapun dirasakan oleh masing-masing kelompok, terlebih untuk anjangsana ke kementerian. Tidak sedikit kelompok yang belum dapat melakukan anjangsana ke kementerian, karena sulitnya proses untuk menemui pihak kementerian atau pihak yang terkait mengenai isu yang dibawa. Namun, tiap kelompok mempunyai cara tersendiri, ada yang berdiskusi isu dengan dosen dan diskusi dengan kelompoknya. Walaupun begitu, semangat juang para peserta sangat patut untuk diapresiasi.
            Setelah selesai melakukan presentasi, peserta dijadikan 4 kelompok besar. Kelompok tersebut diberikan isu dalam kampus, dan didampingi oleh kakak-kakak dari Dagri BEM UNJ. Isu dalam kampus tersebut antara lain, UKT, MPA, parkiran, dan kinerja UPT. Kemudian peserta yang ada dalam tiap kelompok tersebut berdiskusi, saling menyampaikan pendapat, pandangan, dan saran terkait isu. Hasil dari diskusi ini nantinya akan dijadikan data oleh Dagri BEM UNJ, agar kampus UNJ bisa lebih baik lagi.
            Berakhirnya diskusi, maka berakhir pula acara PKMUNJ part 2. Sebelumnya, para peserta dibagikan takjil oleh panitia untuk berbuka bersama. Kemudian acara ditutup oleh MC dengan doa bersama.
See you at PKMUNJ Part 3 on July !

Pemuda Masa Kini, Pemimpin Masa Depan. Hidup Mahasiswa !

Komentar