Memaknai Perjalanan




Malam itu memaksaku untuk mengingat
Tidak terlalu kusukai, disana terlalu banyak kenangan
Akhirnya, aku melihat sebuah arah jalan panjang
Sebelum akhirnya, disini

Kalau harus memilih, tak ada yang bisa kupilih
Semua sama memiliki cerita dan jalan yang unik
Lagi, skenerio Allah amat tak terduga

Berbicara tentang perjalanan, adalah berbicara tentang orang-orang yang mendampingi
Berapa ? Banyak. Sungguh, mereka selalu berbeda dan memberi pelajaran disetiap titian
Ada 1 yang hingga saat ini tak pernah jauh
Terasa melemahkan, tapi justru menguatkan
Dia, Allah

Perjalanan ini semoga berakhir pada keridhaanNya
Walau seringkali lupa untuk memohon ampunanNya
Ditiap detik manusia tak jauh dari dosa

Seringkali masih terjebak dalam perdebatan-perdebatan dunia
Hingga lupa, ini hanya perjalanan mencari ridhaNya untuk kembali padaNya

Seringkali Dia menggetarkan hati kita dengan ayat-ayatNya
Namun seringkali pula kita mengabaikan hidayahNya
Seringkali pula terasa berat mengucap hamdalah, atas segala nikmatNya. Kapan ? Setiap saat

Perjalanan ini belum usai
Perjalanan ini baru dimulai
Mari nikmati skenarioNya, perankan dengan baik, dan ikhtiarkan untuk ending yang indah

Semoga perjalanan ini berlabuh pada keindahan yang hakiki
Bersama para sahabat pengingat kebaikan
Jangan lelah, hingga kaki ini menginjak tanah Surga

Selamat berkurang umur wahai diri, semangat berproses dalam kebaikan dan semoga semakin bermanfaat disisa waktu yang ada.

Jakarta, 21 Maret 2017
Dinda Marta A.

Komentar