Sospol Adventure Camp 2016



Peran Pemuda dalam Membangun Bangsa
"Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia". (Bung Karno)
Itulah pandangan Bung Karno terhadap pemuda, begitu hebat dan kuat. Di tangan pemuda lah perubahan itu ada.
Pemuda, yang terlintas dipikiran saya ketika mendengar kata pemuda adalah semangat, idealisme, perjuangan, tangguh, dan religius. Definisi pemuda sendiri adalah mereka yang sedang menjalani transisi dari masa kanak-kanak menuju periode ketika mereka dituntut untuk menjadi lebih mandiri dan independen. (UNESCO)
Mereka yang dicap pemuda adalah fisik (raga) dan jiwanya yang selalu bersemangat dan totalitas dalam melaksanakan segala hal. Semangat inilah yang membuat mereka (pemuda) selalu totalitas dalam melaksanakan peran mereka. Apa peran pemuda itu? Tentu bagi para mahasiswa yang juga disebut-sebut sebagai pemuda sudah mengerti apa perannya sebagai mahasiswa. Agent of Change, Iron Stock, Social Control, dan Moral Force adalah empat peran mahasiswa yang harus dilaksanakan.
1. Agent of Change, bahwa mahasiswa berperan sebagai agen perubahan. Mahasiswa dituntut untuk bisa merubah lingkungannya menjadi lebih baik. Tentu disini mahasiswa dituntut untuk peka terhadap lingkungan sekitarnya.
2. Iron Stock, bahwa mahasiswa adalah generasi penerus bangsa, mahasiswa yang mempunyai semangat dan jiwa muda haruslah menggantikan mereka yang sudah berusia lanjut untuk meneruskan estafet perjuangan guna kemajuan bangsa Indonesia.
3. Social Control, bahwa mahasiswa sebagai pengontrol sosial. Disini mahasiswa dituntut untuk mempunyai jiwa sosial yang tinggi dan bisa bersosialisasi dengan masyarakat. Sehingga mahasiswa harus memiliki public speaking yang baik.
4. Moral Force, bahwa mahasiswa harus memiliki moral yang baik. Bangsa ini tak akan pernah maju jikalau para pemuda Indonesia merupakam generasi yang tidak bermoral.
Dari keempat peran mahasiswa tersebut, satu dengan lainnya saling berkesinambungan. Empat peran tersebut merupakan salah satu hal yang membuat jiwa mahasiswa selalu berkobar, semangat yang mendarah daging, idealisme yang selalu melekat pada diri mahasiswa.
Hidup Mahasiswa ! Hidup Rakyat Indonesia !
Sebuah penguat, penyemangat dan pembakar yang ampuh bagi para mahasiswa. Mengapa Hidup Mahasiswa selalu berdampingan dengan Hidup Rakyat Indonesia ? Ya karena sejatinya dibalik teriakan mahasiswa itu selalu ada tangisan rakyat-rakyat tertindas yang perlu diperjuangkan. Mereka yang disebut pemuda atau mahasiswa rela turun ke jalan untuk memperjuangkan hak-hak rakyat. Tak peduli cemoohan mereka yang tak suka dengan gerakan mahasiswa, selama masih ada gubuk-gubuk tangis di Indonesia, maka pergerakan itu tak akan pernah berhenti. Teringat tahun 1998 dimana mahasiswa yang bergerak membawa perubahan pada Indonesia. Siapa yang berani ? Siapa yang bergerak ? Siapa yang berani bergerak ? jawabannya hanya ada 1 kata, MAHASISWA.
Ada 1 hal lagi yang tak boleh ditinggalkan dalam diri mahasiswa, adalah religius. Ibarat kepercayaan atau agama adalah poros, dasar, tiang yang harus ada dalam setiap diri pemuda (mahasiswa). Gerakan apapun yang dilakukan oleh mahasiswa, maka dasar agama itu harus selalu dibawa. Teringat kembali ketika Bung Tomo membakar semangat arek-arek Surabaya yang pada saat itu hanya bersenjatakan bambu runcing, melawan penjajah yang lengkap dengan persenjataan yang sudah modern, Allahu Akbar ! Maka semesta mendengar bahwa perjuangan itu kembali bergerak. Pada akhirnya, pejuang-pejuang besar yang bersenjata kecillah yang berjaya yang merdeka. Walaupun banyak yang gugur, namun inilah hasilnya yang kita rasakan sekarang. Apakah perubahan itu akan terlahir kembali ? Jawabannya hanya ada pada diri pemuda itu. Bergerak atau Tergantikan.
Begitu banyak peran mahasiswa dalam membangun bangsa. Tak mudah memang, namun dengan semangat, idealisme, religius, dan rasa persatuan yang kuat maka saya yakin perubahan besar dalam hal pembangunan bangsa ada pada diri mereka, pemuda Indonesia yang ingin melihat rakyat dan negaranya hidup damai dan tentram.
HIDUP MAHASISWA !
HIDUP RAKYAT INDONESIA !

Dinda Marta Astari/Teknik Elektro/2015/Universitas Negeri Jakarta
#SAC2016
#GreenForceUNJ
#BEMUNJ

Komentar